Haii readersss...
Ini ni episode selanjutnya, tapi kemaren sampe mana yahhh
HA!! iya, sampe perjalanan di Istiqlal..
Di Istiqlal kan kita transit dulu, buat mandi-mandi, makan sarapan. Sebelumnya, ada sedikit pertengkaran kecil antara kita(ferita, sissy, dan tika) sama mereka(tri, dan angela). Pada saat itu kami sudah turun dari bis, kami menunggu mereka yang sedang mengambil tas untuk peralatan mandi, tapi pada saat itu juga kami di suruh cepat oleh bapak pendamping. Alhasil, kami meninggalkan mereka berdua. Sempet ada rasa khawatir akan mereka marah dengan kami, dan perasaan itu benar. Mereka menelpon sifa dan kawan-kawan, sedangkan kami tidak tahu bahwa telepon kami bunyi, karena keadaan di kamar mandi sangat ramai dan berisik, jadi tidak mungkin juga kami menganakat telepon dari mereka ber-dua. Saat sifa tahu kalau ada bunyi telepon, langsung cepat-cepat sifa angkat. Belum saja sifa sempat bicara "HALO" mereka langsung marah begitu saja tanpa mendengar penjelasan sifa, dengan perasaan kesal sifa tidak segan-segan untuk menutup telepon itu scara kasar.
Mereka gak ngerti sama keadaan di dalam sama keadaan waktu kami di suruh cepat oleh bapak pendamping. Akhirnya kami menunggu di tempat penitipan sendal,samapi mereka selesai mandi. Kurang lebih dua jam kami menunggu di tempat itu, kami berusaha sabar dan maklum, karena memang masjid Istiqlal itu selalu ramai dengan pengunjung. Baik yang menumpang mandi saja, menumpang mandi tapi untuk acara. Dan kami tahu kalau masjid Istiqlal itu di penuhi oleh segudang acara seperti tabligh akbar, dzikir bareng, dll dan itu gak mengundang hanya satu orang saja, melainkan beribu-ribu orang diundang dalam acara itu. Atau bahkan ada yang datang tapi ia tidak diundang.
Akhirnya mereka muncul dari sisi sebelah kiri sifa. Mereka bilang kami harus cepat, karena nanti kami tidak kebagian sarapan. Akhirnya kami cepat menuju bis, di luar Istiqlal, WWWAAAWWW sudah banyak orang yang berdatangan, baik itu yang mencari rejeki maupun orang yang berdatangan untuk keperluan masing-masing. Kami sampai disana, sudah banyak siswa (@ rombongan) yang sudah selesai makan. Tapi kami di tunggunin kok makannya sampai selesai. Perjalanan kami berlanjut menuju monas dan TMII. Rombongan sifa tidk parkir di tempat prkiran monas, karena lagi ada acara di hari Minggu (biasa Jakarta tempatnya orang sibuk) akhirnya rombongan sifa perkir di stasiun gambir jalannya siii, tidak terlalu jauhh.
Sifa pikir, di monas kita langsung masuk, ehh ternyata enggak kita poto poto dulu, arggghhh (biasa orang Indonesia selalu ngaret)

Dan sifa fikir juga pendamping itu tau dimana pintu masuknya, ehh ternyata gak tau (hadeeeehhh "_") untung ada sifa, kalo gak mereka bakalan kebingungan nyari di mana pintu masuknya. Sifa bilang pintu masuknya ada di sebelah ujung sana nooo... Jalannya jauuhh (gak jauh sihh, karena memang dasar monasnya yang luas) akhirnya masuk juga, sifa sengaja masuk buru-buru. Karena sifa mau ambil kesempatan dalam kelebaran, ehh salah maksudnya kesempatan dalam kesempitan, sifa buru-buru masuk ke dalaem itu pengen ngadem, soalnya kan di luar itu panas banget (walaupun itu panas pagi). Sifa mau ngedem, ehhh yang laen pergi ya udah deehh sifa ikutin aja, mereka menuju keatas. (dalam hati sifa berkata "waduh diataskan panas banget mudah-mudahan aja ada tempat yang paling adem") Pas menuju keatas, jeng-jeng ada banyak orang yang mengantre untuk mesuk ke lantai paling atasnya monas. Sifa tanya sama pendamping apakah kita akan mengantre juga? Terus kata guru pendampingnya, iya. HAAA!!! sifa gak akan ngantre, lebih baik sifa nunggu di tangga aja. Serasa udah berumur seratus tahun sifa sama temen-temen nunggu di tangga, akhirnya sifa sama temen-temen menuju ke bis. Sifa liat kebelakang ehh semua pada ngikutin, apa ini maksudnya??
Kita lanjut perjalanan menuju TMII, kayaknya di jalan itu panassss banget. Gak kerasa sifa tidur lama diperjalanan, karena semua anak-anak kecape'an, makanya di bis itu terasa sunyi banget, biasanya kan ramee banget dan gak bisa diem sama sekali. Sampai di TMII sekitar jam setengah satu, and it's time to lunch!!! kami makan di anjungan jogjakarta udah di sediain makanan enak-enak, ada perkedel, sayur sop (hmmm jadi laper mengingat semua yang dimakan pada saat itu) Abis dari itu, kita disuruh jalan-jalan sendiri, sifa bingung mau kemana. Akhirnya sifa jalan aja sendiri, tapi sifa malah di ikutin. Bingun mau kemana, akhirnya sifa menghabiskan waktu cuma buat berjalan-jalan. Sampai lagi di anjungan jogja, ngeliat ada toko eskrim, akhirnya kami beli eskrim. Karena angin yang begitu kencang, kami ngaso' alias ngadem di tempat duduk. dan tidak lupa kita poto-poto:
Udah ada aba-aba dari pendamping, kita kembali ke bis. It's time to Bandung!!!!
Tapi bersambung dulu yaa
masih ada banyak cerita lainnya yang masih menantre, di tungguya readersss...
Jalan-Jalan Persahabatan, Perasaan, dan Have Fun ala Syifa (part 3)
Rabu, Desember 29, 2010 |
Label:
liburan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar